Mengenal Laos Sebagai Tujuan Wisata

Laos sebagai tujuan wisata mempunyai daya tarik tersendiri. Setelah perang dan isolasi yang terjadi bertahun-tahun, wilayah Asia Tenggara yang paling asli dan belum tersentuh, kebudayaan yang murni, dan mungkin memiliki orang-orang yang paling bahagia di dunia menunjukkan bahwa destinasi Laos adalah tempat yang cepat mendapatkan perhatian diantara para wisatawan.

Negara ini berkembang dengan cepat namun masih memiliki banyak tradisi yang telah hilang entah kemana di wilayah tersebut. Kehidupan desa sangat sederhana dan bahkan di Vientiane, sulit dipercaya ada kehidupan pinggir sungai di ibu kota negara.

Mengenal Laos Sebagai Tujuan Wisata

Tentu saja ada kota kerajaan bersejarah, Luang Prabang, Anda dapat melihat ratusan biksu dengan jubah kuning yang berjalan tanpa suara selama berabad-abad lamanya di vihara merupakan pemandangan luar biasa yang akan Anda temui dimana pun di Asia.

Wisata ke laos

Jauh dari kota, ada banyak hal yang dapat dilihat; Plain of Jars di Provinsi Xieng Khuang, hutan pegunungan di Laos bagian Utara, batuan kars yang memiliki arsitektur di sekitar penginapan backpacker, Vang Vieng, dan jauh di selatan melewati kota pasar kuno Pakse, adalah Si Phan Don (Empat Ribu Pulau), yang dilintasi sungai Mekong dan bertebaran semua tempat tidur gantung.

Baca Juga:   10 Tempat Wisata Di Langkat

Kepolosan Laos menarik wisatawan (pelancong) yang mencari keindahan alam, petualangan, atau keduanya. Wisata kayak, arung jeram, panjat tebing, dan bersepeda semua tersedia, namun beralan-jalan bersama komunitas adalah yang paling populer karena hal itu mengombinasikan daya tarik alam yang spektakuler dengan kesempatan untuk merasakan ‘Laos yang sebenarnya’ melalui penginapan yang berada di desa – sambil menghabiskan uang Anda saat benar-benar diperlukan.

Tidak diragukan lagi, jumlah rute wisatawan meningkat di Laos, namun hal itu berarti ada banyak jalan selain Rute 13 yang dapat Anda buat sendiri. Dengan demikian, sebagian kesenangan dari perjalanan di sini adalah dalam perjalanan itu sendiri – orang-orang yang Anda temui, ketika salah berbelok, dan minuman lào-láo yang Anda minum bersama keluarga yang ramah di akhir perjalanan.

Cuaca di Negara Laos

Siklus angin monsun tahunan yang memengaruhi semua daratan utama Asia Tenggara menghasilkan ‘iklim monsun kering dan basah’ dengan tiga musim untuk sebagian besar wilayah Laos. Angin monsun barat daya tiba di Laos antara bulan Mei dan Juli dan berakhir pada November.

Angin monsun diikuti dengan periode kering (dari November hingga Mei), dimulai dengan suhu yang relatif lebih rendah dan angin dingin yang diakibatkan oleh angin monsun timur laut Asia (yang melewati sebagian besar wilayah Laos), yang berlangsung hingga pertengahan Februari. Pengecualian pada pola umum ini termasuk Provinsi Xieng Khuang, Hua Phan, dan Phongsali, yang dapat menerima curah hujan yang berasal dari Vietnam dan China sepanjang bulan April dan Mei.

Baca Juga:   Info Wisata Dan liburan ke Singapore

Banyaknya curah hujan bervariasi menurut garis lintang dan ketinggian, dengan pegunungan Vientiane, Bolikhamsai, Khammuan, dan Provinsi barat Champasak yang paling banyak menerima curah hujan. Suhu juga bervariasi menurut ketinggian. Di lembah Sungai Mekong yang letaknya rendah dan lembab, suhu berkisar dari 15°C hingga 38°C, sedangkan suhu pegunungan Xieng Khuang dapat turun hingga 0°C pada malam hari.

Saat Yang Tepat Wisata Ke Laos

Waktu yang terbaik untuk wisata ke laos adalah antara bulan November dan Februari, ketika curah hujan semakin sedikit dan juga tidak terlalu panas. Ini juga merupakan musim utama Laos untuk bun (festival) nasional dan regional.

Jika Anda berencana untuk fokus pada provinsi bagian utara yang berupa pegunungan, musim panas (dari bulan Maret hingga Mei) dan awal musim hujan (sekitar bulan Juni) juga tidak buruk, karena suhu semakin turun saat berada di posisi yang lebih tinggi. Sebaliknya, Laos bagian selatan harus dihindari dari bulan Maret, ketika suhu siang hari mencapai 40 derajat dan suhu pada malam hari tidak terlalu dingin.

Baca Juga:   Tempat Wisata Kediri ini Paling Memukau

Musim hujan tidak seburuk yang Anda kira. Saat akan hujan – sangat lebat – hujan seringkali terjadi sangat singkat dan selanjutnya diikuti terik matahari dalam waktu yang lama. Hujan juga menghapus debu dari langit dan tanah, membuat semuanya menjadi lebih bersih dan lebih cerah. Tentu saja, ada sisi negatifnya; jalan yang tidak teraspal dapat menjadi lumpur jebakan dan perjalanan yang panjang di wilayah terpencil seperti Salavan, Phongsali, dan Sainyabuli mungkin tidak dapat dilakukan.

Perjalanan sungai dapat menjadi alternatif yang baik selama bulan tersebut. Jika Anda ingin melakukan perjalanan panjang menyusuri sungai, bulan November adalah waktu terbaik; banjir biasanya telah reda namun ketinggian sungai masih cukup tinggi untuk kemudahan navigasi maksimum. Antara bulan Januari dan Juni, debit air yang rendah dapat menyulitkan navigasi di beberapa sungai.

Waktu puncak wisata ke laos adalah bulan Desember hingga Februari dan Agustus. Januari, khususnya, adalah waktu yang sangat sibuk dan disarankan untuk melakukan pemesanan jauh hari sebelumnya.