Wisata Dan Liburan Ke Maladewa

Wisata Dan Liburan Ke Maladewa – Eksotisme Maladewa dari tengah Samudra Hindia dipancarkan melalui barisan terumbu karang peninggalan zaman purbakala yang menyemai di sekitar gunung berapi sisa zaman prasejarah yang menjulang tinggi.

Lanskap pemandangan alam yang sangat indah ini menghampar di lautan yang dipenuhi pulau-pulau terumbu dengan kemolekan yang tiada tara, yang sekarang dipenuhi oleh para wisatawan yang ingin memanjakan mata dan suasana romantis, mulai dari modernitas Male’ hingga surga dunia Southern Atoll yang memesona.

Wisata Dan Liburan Ke Maladewa

Di negara ini, Anda akan merasakan liburan atau wisata dengan nuansa kehidupan yang bersahaja – langit biru cerah, musim panas hampir sepanjang tahun dan penyelaman serta snorkelling yang fantastik di laguna yang bersuhu hangat.

Negara ini meraup wisatawan dari seluruh penjuru dunia dan memberikan kebebasan dalam berpetualang tanpa harus bersinggungan dengan keyakinan agama Islam yang mengakar kuat di Maladewa.

Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk wisata dan liburan ke Maladewa, saat negara ini sedang sibuk melakukan restorasi. Setiap beberapa bulan, negara ini membuka resor-resor anyar, mulai dari butik kelas atas dengan merek-merek terkemuka hingga ke hotel-hotel yang bernuansa alami.

Baca Juga:   Wild Wild Wet Singapura

Ini adalah tempat -yang walaupun tidak menawarkan kemurahan biaya wisata- berlibur yang pas untuk sepanjang hayat (dan frasa tersebut memberikan makna yang sama sekali baru bagi wisatawan) Maladewa akan menarik perhatian siapa pun yang sedang mencari tempat tetirah unik yang mengasyikkan, hamparan permadani alam yang menakjubkan, yang akan terus melekat dalam memori Anda, jauh setelah Anda kembali dari sana.

Cuaca di Maladewa

Maladewa memiliki iklim tropis yang dibedakan atas dua musim atau musim angin: musim angin kering dari timur laut mulai bulan Desember hingga Maret, dan musim angin basah dari barat daya mulai bulan Mei hingga November, dengan angin dan hujan yang lebih kencang dan lebat.

Baca Juga:   Wisata Teluk Kiluan Di Lampung

Bulan April adalah masa transisi yang ditandai dengan air yang jernih dan terasa hangat. Suhu yang sangat konsisten berkisar 30°C.

Saat yang tepat wisata dan liburan ke maladewa

Sementara di Eropa sana sedang terselimuti salju, Maladewa merupakan tempat yang memberikan kehangatan saat musim dingin bagi bangsa Eropa yang berkunjung, menjadikannya tempat liburan favorit mulai bulan Desember hingga April, saat pulau tersebut berangin kering dengan sedikit hujan dan kelembaban.

Bulan Februari hingga April adalah waktu favorit bagi para turis dan hampir semua resor beroperasi semaksimal mungkin selama periode bulan ini. Pertengahan Desember hingga awal Januari adalah periode liburan termahal.

Mulai bulan Mei hingga November, badai dan hujan cenderung lebih banyak terjadi di negara ini. Iklim tetap hangat, namun langit terlihat mendung dan hawa terasa lebih lembab.

Ini adalah musim kunjungan wisatawan yang tidak terlalu ramai, dengan lebih sedikit pengunjung dan harga yang lebih murah, dengan pengecualian di bulan Agustus.

Baca Juga:   Museum Mainan MINT Singapura

Kegiatan wisata dan liburan menyelam dapat dilakukan sepanjang tahun, dengan pilihan menyelam dekat terumbu karang yang terlihat lebih jernih di sebelah barat atol pada bulan Mei hingga November dan terlihat lebih jernih di sebelah timur atol pada bulan Desember hingga April.

Ini berarti Anda harus cermat dalam memilih tempat berlibur Anda nantinya.

Musim berselancar berlangsung mulai bulan Maret hingga Oktober dan kabar baiknya adalah resor menerapkan tarif yang termurah pada bulan-bulan tersebut.

Tidak ada waktu yang kurang baik untuk berkunjung ke Maladewa, silakan saja Anda menghabiskan waktu di Male’ atau pulau apa saja yang berpenduduk, namun sebaiknya Anda hindari berkunjung pada bulan Ramadhan karena pada saat itu restoran tutup dan penduduknya tidak terlalu menyambut kedatangan wisatawan.

Semoga informasi wisata dan liburan ke Maladewa dapat menjadi inpirasi Anda pergi kesana.