Wisata Ke Bhaktapur Kathmandu Nepal

Wisata Ke Bhaktapur Kathmandu Nepal – Bertengger di sebuah bukit dengan ketinggian 1.401 m, Bhaktapur atau Bhadgaon, yang berarti Kota Pemuja, adalah tujuan wisata utama yang membawa pengunjung kembali ke masa lalu. Bhaktapur terletak 12 km di sebelah timur Kathmandu di jalan raya Arniko yang mengarah ke perbatasan Cina.

Dengan area seluas 6,4 km persegi, Bhaktapur masih tak tersentuh oleh arus urbanisasi yang pesat dan berhasil mempertahankan ciri khasnya berupa jalan dari batu bata, rumah dari batu bata merah yang menawan, dan cara hidup pada abad pertengahan. Kota kuno ini juga terkenal dengan hasil tembikar dan ukiran kayu yang berlimpah yang masing-masing ditampilkan di alun-alun dan jendela.

Bhaktapur Kathmandu Nepal

ALUN-ALUN DURBAR BHAKTAPUR (Situs Warisan Dunia UNESCO):

Dari tiga alun-alun durbar, alun-alun Durbar Bhaktapur adalah yang paling elegan dengan ruang besar terbuka menghadap ke selatan. Istana dengan 55 Jendela Berukir abad ke-15 dan pintu masuk istana, Golden Gate (Gerbang Emas) – karya besar dalam seni embos – menambahkan kemegahan pada alun-alun istana yang terdiri dari bangunan yang berasal dari abad ke-13 hingga abad ke-18 ini.

Alun-Alun Durbar yang istimewa dengan monumen-monumen yang luar biasa mencerminkan hari-hari kejayaan dinasti Malla saat seni dan arsitektur berkembang di tiga kota di lembah. Di depan bangunan istana terdapat kuil dan pajangan bernilai arsitektur yang tak terhitung jumlahnya seperti Gerbang Singa, patung Raja Bhupatindra Malla yang dipasang pada pilar batu raksasa, dan Kuil Batsala.

Baca Juga:   Info Wisata Dan liburan ke Singapore

Kuil batu Batsala Devi penuh dengan ukiran yang rumit dan merupakan contoh arsitektur bergaya Shikhara yang cantik. Lonceng perunggu, yang juga dikenal sebagai Lonceng dari Anjing yang Mengonggong, ada di teras kuil. Suara lonceng di kuil yang didirikan oleh Raja Ranjit Malla pada tahun 1737 ini menandakan awal dan akhir jam malam.

KUIL NYATAPOLA:

Kuil di Bhaktapur ini sangat unik, kata Nyatapola secara harafiah berarti ‘lima tingkat’ dan dibangun di atas lanskap kota sebagai ikon kota yang luar biasa. Kuil ini juga istimewa karena dapat bertahan dari bencana gempa bumi pada tahun 1933. Didedikasikan untuk dewi tantra, tangga yang mengarah ke kuil diapit oleh patung-patung batu para dewa dan binatang yang ada dalam mitos dengan karakter patung semakin ke atas menjadi 10 kali lebih kuat dari karakter patung yang berada di bawahnya.

KUIL BHAIRAVNATH:

Didedikasikan untuk Bhairav, Dewa Teror, kuil tiga tingkat Bhairavnath ini hanya memiliki kepala Bhairav ​​di bagian dalam tempat suci. Kepala Bhairav ​​tersebut menurut legenda dipotong oleh ahli tantra untuk menjaga agar dirinya tetap berada di Bhaktapur. Dengan gaya seperti pagoda, kuil ini terkenal akan kemegahan sisi artistiknya dan letaknya yang berdekatan dengan Nyatapola, kuil lima tingkat yang terkenal.

Baca Juga:   Tempat Wisata Di Jogja Paling Menarik Untuk Dikunjungi

ALUN-ALUN DATTATREYA :

Nama Dattatreya diambil dari Kuil Dattatreya yang didedikasikan untuk kombinasi tiga dewa Hindu utama, Brahma, Wisnu dan Siwa. Menurut kepercayaan, kuil ini dibangun dari satu batang pohon. Di dekat kuil terdapat sebuah biara dengan jendela berukir merak yang indah.

SIDDHA POKHARI:

Untuk sebuah kota kecil, Bhaktapur memiliki jumlah tangki air publik terbesar yang dibangun di dalam batas kota. Siddha Pokhari, yang berasal dari periode Lichhavi, berada di dekat halte bus. Kolam persegi panjang besar ini dipenuhi dengan ikan dan memiliki dinding batu yang diukir dengan berbagai gambar dewa-dewa Hindu dan Budha berbeda di sekelilingnya.

THIMI:

Thimi adalah kota suku Newar yang berada sekitar 8 km sebelah timur Kathmandu ke arah Bhaktapur. Selain bertani, sebagian besar rumah tangga di sini juga mengerjakan kerajinan tembikar. Hasil kerajinan tembikar dan sayuran dari kota yang memiliki atmosfer yang santai ini dipasok ke Kathmandu. Dua dewa yang utama untuk kota ini adalah dewa-dewa di Kuil Balkumari, yang didedikasikan untuk Dewi Ibu, dan Karunamaya, Buddha Pengasih.

Baca Juga:   5 Pantai Terindah Di Jembrana Bali

SURYA BINAYAK:

Kuil ini didedikasikan untuk dewa Hindu Ganesha. Karena letaknya yang berada di tengah-tengah hutan lebat di selatan Bhaktapur, untuk sampai ke kuil ini Anda harus berjalan kaki selama 20 menit dari halte bus. Kuil ini akan penuh oleh pemuja terutama pada hari Selasa dan Sabtu.

KAMP PENGUNGSIAN TIBETAN:

Kamp di pinggiran Patan ini adalah salah satu lokasi wisata dengan toko-toko suvenir yang menjual karpet wol yang ditenun dengan tangan dan kerajinan tangan seperti roda doa, berbagai macam ikat pinggang, mangkuk kayu, dan perhiasan. Kamp ini juga memiliki stupa dan sejumlah kuil.

KUIL CHANGU NARAYAN (Monumen Warisan Dunia):

Kuil ini terletak di punggung bukit yang menghadap Bhaktapur, sekitar 12 km ke arah timur Kathmandu. Didedikasikan untuk dewa Hindu Wisnu, kuil ini merupakan salah satu arsitektur bangunan pagoda tertua di lembah. Kuil yang berasal dari periode Licchavi ini dihiasi dengan ukiran kayu dan batu yang indah.